Hubungan Internasional

Dampak Keputusan Trump Keluar dari Perjanjian Iklim Paris


Pengumuman Presiden Amerika Serikat pada 1 Juni 2017 berhasil mengejutkan publik internasional. Donald J. Trump mengumumkan keputusannya untuk mencabut keterlibatan Amerika Serikat dalam Perjanjian Iklim Paris di Gedung Putih Washington DC.

Amerika Serikat menyatakan akan tetap menjadi bagian dari United Nations Framework Convention on Climate Change tetapi tidak akan berkomitmen pada isi perjanjian Paris dan akan kembali bergabung apabila Perjanjian tersebut bisa di negosiasikan.

Pada perjanjian tersebut, sebelumnya Amerika Serikat setuju untuk mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 28 persen pada 2025 dan berjanji untuk memberikan bantuan $3 Milliar pada negara-negara miskin tahun 2020.

Trump mengungkapkan keterlibatan Amerika Serikat dalam Perjanjian Iklim Paris telah merugikan perekonomian Amerika Serikat. Menurutnya Amerika Serikat akan mengalami penurunan pendapatan dan penurunan lapangan pekerjaan yang diperkirakan mencapai 2.7 Juta pekerjaan pada 2025.

Keterlibatan dalam perjanjian Iklim Paris menurut Trump akan memberikan keuntungan yang tidak adil, sedangkan China dan India akan mendapatkan keuntungan yang besar. Bahkan menurut Trump perjanjian ini telah mengancam kedaulatan negaranya.

Keputusan ini mengejutkan berbagai pemimpin dunia, terutama pemimpin negara-negara Eropa. Begitu juga opini pengusaha di Amerika Serikat yang terbagi menjadi dua. Seperti perusahaan-perusahaan manufaktur dan industri bahan bakar fosil mendukung kebijakan Trump tersebut, namun di sisi lain juga banyak perusahaan di Amerika Serikat yang mengencam hal tersebut.

Perjanjian Iklim Paris

Perjanjian Iklim Paris mulai dijalankan pada November 2016 , dimana pada Desember 2015 hampir 195 negara meratifikasi perjanjian tersebut, termasuk Amerika Serikat dan China. Sedangkan yang tidak meratifikasi hanya Suriah dan Nikaragua.

Perjanjian ini bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dengan harapan dapat menurunkan suhu global hingga 2 derajat Celsius. Serta, berkomitmen untuk mengurangi emisi global hingga 56 gigaton pada 2030.

Pada perjanjian tersebut, negara-negara akan mengevaluasi pencapaian tujuan-tujuan di tahun 2018. Kemudian di mulai pada 2020, setiap negara harus mengajukan rencana pengurangan karbon nya setiap 5 tahun sekali.

Munculnya perjanjian ini dipicu oleh kesadaran akan ancaman lingkungan yang terjadi. Berdasarkan penelitian, emisi karbon yang terus meningkat akan terus meningkatkan suhu panas di bumi. Tidak hanya panas tetapi juga meningkatnya air laut, angin topan yang semakin kuat, kekeringan yang berkepanjangan dan menyebabkan kekurangan bahan pangan serta kondisi ekstrim lainnya.

Dampak keputusan Amerika Serikat pada dunia internasional

Keputusan Trump dalam mencabut keterlibatan Amerika Serikat dalam mengurangi emisi karbon, telah banyak menarik perhatian dunia. Tidak hanya berdampak langsung pada masalah perubahan iklim tapi juga berdampak pada dunia internasional dan Amerika Serikat itu sendiri.

Amerika Serikat merupakan negara kedua yang mengeluarkan emisi karbon terbanyak di dunia, dimana Amerika Serikat meproduksi hampir seperlima dari emisi global. Dampak penarikan diri Amerika Serikat pada lingkungan dapat sangat besar dengan kemungkinan terjadinya peningkatan emisi karbon hingga 69 gigaton di tahun 2030.

Selain itu, Trump juga menyatakan pemberhentian berbagai bantuan dana yang dimuat dalam Perjanjian Iklim Paris tersebut. Padahal Amerika Serikat berjanji untuk memberikan bantuan sebanyak $3 miliar pada negara-negara miskin, walaupun Amerika Serikat sudah memberikan $1 miliar di masa pemerintahan Obama.

Pemberhentian dana bantuan ini mengancam negara-negara berkembang yang membutuhkan dana bantuan dalam menjalankan Perjanjian Paris tersebut. Sehingga negara-negara berkembang akan lebih sulit untuk melaksanakan Perjanjian Iklim Paris.

Varun Sivaram salah satu pakar di Council Foreign Policy (CFR) juga menyatakan bahwa keputusan Trump ini menghambat upaya pengembagan dan penyebaran teknologi baru dalam megurangi emisi karbon serta inovasi energi bersih dunia, yang merupakan salah satu tujuan penting Perjanjian Iklim Paris.

Selain dampak langsung pada masalah lingkungan, nyatanya keputusan ini juga dapat berdampak buruk pada Amerika Serikat. Menurut para pakar di CFR, status Amerika Serikat sebagai pemimpin dunia akan terancam, terutama dengan pernyataan China yang menyatakan tetap berkomitmen pada perjanjian ini.

China juga semakin memperkuat hubungannya dengan Uni Eropa dalam mengatasi masalah perubahan iklim. Hal ini akan semakin meningkatkan peran penting China dan mendorong China menjadi pemimpin global dalam masalah ini.

Pakar Kebijakan Luar Negeri yaitu R. Nicholas Burns juga memperkuat dengan menyatakan bahwa kebijakan ini akan menghambat hubungan diplomatik Amerika Serikat, serta membahayakan keamanan nasional dan kepemimpinan Amerika Serikat di dunia.

Dampak lainnya menurut Elliot Diringer, presiden dari Center for Climate and Energy Solutions, bahwa keputusan ini akan berdampak pada komitmen negara lain. Mereka akan merasa tidak terancam dengan masalah lingkungan karena sikap dari Amerika Serikat.

Kebijakan Trump untuk mencabut Perjanjian Iklim Paris tidak hanya berdampak nyata memperburuk masalah lingkungan, tetapi juga dapat melemahkan posisinya di ranah internasional khususnya dalam menangani isu lingkungan. Hal ini juga beresiko memperburuk urgensi masalah lingkungan di hadapan masyarakat internasional. Walaupun begitu, menurut Trump ini adalah keputusan yang paling tepat karena menguntungkan bagi kepentingan nasional Amerika Serikat.

-Virzah Syalvira

Sumber: The New York Times, Council on Foreign Policy.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s